Rabu, 15 Mei 2019

Jenis Teh Cina Dan Produksinya Sejak Awal


Orang Cina sudah minum teh selama tidak cukup lebih 4.000 tahun. Bersama dengan kayu bakar, beras, minyak, garam, saus, dan cuka, orang Cina memandang teh sebagai di antara dari tujuh keperluan untuk mengawali sehari.

Jenis Teh

Teh Cina bisa diklasifikasikan menjadi lima jenis cocok dengan metode bertolak belakang yang dipakai untuk mengolahnya. Berikut ialah klasifikasi:

• Teh Hijau - ialah varietas yang menjaga warna pribumi daun teh tanpa fermentasi sekitar pemrosesan.

• Teh Hitam - Ini dikenal sebagai "teh Cina merah", jenis yang difermentasi sebelum dipanggang. Perhatikan pun bahwa teh hitam ialah varietas yang dikembangkan belakangan menurut teh hijau.

• Teh Wulong - Juga dikenal sebagai teh Cina Oolong, kelompok ini mewakili variasi separuh jalan antara teh hijau dan hitam. Ini diciptakan setelah fermentasi parsial.

• Teh Terkompresi - ialah jenis teh Cina yang dikompres dan dikeraskan menjadi format tertentu. Banyak orang memandang ini baik guna transportasi dan penyimpanan dan khususnya dipasok ke etnis minoritas yang bermukim di wilayah perbatasan negara.

• Teh Wangi - Jenis teh Cina ini dikenal sebagai "wangi" karena diciptakan dengan mencampurkan bunga-bunga harum dalam daun teh dalam proses pengolahan. Bunga-bunga yang biasa dipakai untuk destinasi ini tergolong melati dan magnolia, antara lain.

Produksi Teh

Orang Cina berasumsi bahwa tumbuhan teh baru mesti tumbuh sekitar lima tahun sebelum daunnya dapat dipetik. Batang tumbuhan tua lantas harus dicukur untuk memaksa batang baru tumbuh dari akar di tahun berikutnya. Rehabilitasi semacam ini mesti diulang sebab ini memungkinkan tumbuhan teh guna melayani sekitar sekitar seratus tahun.

Musim memetik teh lazimnya tergantung pada iklim setempat dan bervariasi dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Seperti yang kita ketahui, Cina ialah tanah air teh. Memiliki semak teh sedini lima sampai enam ribu tahun yang lalu, dan budidaya insan tanaman ini tanggal dua ribu tahun. Hari ini, diadukan bahwa teh diproduksi di wilayah yang luas di Cina dari Pulau Hainan di bagian sangat selatan sampai Provinsi Shandong di utara, dari Tibet di barat daya sampai Taiwan di seberang Selat. Singkatnya, teh Cina tumbuh di lebih dari 20 provinsi.

Di tepi Danau Barat di Hangzhou, lokasi teh hijau familiar Longjing berasal, diadukan bahwa pengambilan dibuka dari akhir Maret dan dilangsungkan hingga Oktober. Seorang pemetik perempuan yang terampil hanya dapat mengumpulkan 600 gram daun teh hijau ini dalam sehari.

Setelah panen, daun baru mesti dikeringkan dalam kuali teh. Oleh sebab itu, kegiatan ini sekarang mayoritas telah dimekanisasi, meskipun teh Longjing ruang belajar atas masih mesti diaduk dengan tangan, melulu melakukan 250 gram setiap separuh jam. Kemudian, kuali teh dipanaskan secara elektrik sampai suhu selama 25 derajat celcius atau 74 derajat Fahrenheit. Kemudian diperlukan empat pon daun teh Cina segar guna menghasilkan satu pon teh Cina kering.

Untuk proses penggilingan, parching, penggulungan, pembentukan dan pengeringan, sekian banyak  jenis mesin sudah dikembangkan dan dibangun. Pekerjaan ini menghasilkan selama 100 kilogram teh Cina jadi satu jam, melepaskan para pekerja dari tidak sedikit pekerjaan mereka.

Disqus Codes
  • To write a bold letter please use or
  • To write a italic letter please use or
  • To write a underline letter please use
  • To write a strikethrought letter please use
  • To write HTML code, please use or
    or

    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Berlangganan Artikel Gratis