Jumat, 12 Juli 2019

Kopi atau Teh ? Mana Yang Lebih Sehat ?



Studi yang dilakukan oleh Harvard University menemukan bahwa orang yang minum kopi tiga sampai lima cangkir sehari akan mengurangi risiko kematian akibat penyakit tertentu. Kandungan antioksidan yang ada didalam kopi telah dikaitkan dengan perlindungan terhadap diabetes tipe 2, Parkinson, dan kanker tertentu. 
Namun, zat alami yang ada di dalam kopi, tanpa disaring, telah terbukti meningkatkan kadar kolesterol. Terlebih, kandungan asam kopi yang lebih tinggi dibanding teh dapat menyebabkan terjadinya masalah pencernaan. Selain itu, konsumsi kopi empat cangkir atau lebih sehari justru dapat mengurangi kepadatan tulang sekitar 2-4%. Kopi juga memiliki kandungan kafein yang tinggi. Sehingga, jika sesorang tidak terbiasa konsumsi kopi, orang tersebut akan merasa gelisah ataupun cemas saat mengkonsumsi kopi. Kandugan kafein tersebut juga dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga kurang dianjurkan untuk pengidap tekanan darah tinggi.


Selama ini, konsumsi teh selalu dikaitkan dengan manfaatnya untuk kesehatan karena kandungan antioksidannya telah terbukti membantu mencegah pembuluh darah dari pengerasan dan dapat meningkatkan kesehatan otak. Selain itu, studi lain yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan Nutrition Bulletin, menemukan bahwa konsumsi teh secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes. Bahkan, studi lain menemukan bahwa konsumsi teh dapat mengurangi tingkat stress dibandingkan dengan minuman berkafein lainnya, seperti kopi. Peminum teh secara teratur juga memiliki kepadatan tulang yang lebih tinggi sehingga memperlambat terjadinya pengeroposan tulang. Penelitian lain juga telah menemukan bahwa peminum teh memiliki peluang yang lebih rendah untuk mengalami kanker kulit, payudara, dan prostat. Selain itu, kandungan fluoride dalam teh juga dapat untuk melindungi terhadap kerusakan gigi dan penyakit gusi. Para peneliti juga menemukan bahwa konsumsi teh hijau, yang merupakan salah satu jenis teh terbaik, lebih dari dua cangkir sehari dapat meningkatkan kekebalan tubuh, membantu mempercepat metabolisme tubuh, serta dapat mengurangi risiko terjadinya penurunan daya ingat atau memori otak akibat pertambahan usia.
Namun, Kandungan tannin dalam teh dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Sebuah studi telah menemukan bahwa konsumsi teh dapat menyebabkan terjadinya pengurangan penyerapan zat besi sebesar 62%. Selain itu, sebuah studi mengklaim bahwa konsumsi teh lebih dari tujuh cangkir sehari dapat melipatgandakan risiko kanker prostat dibandingkan mereka yang konsumsi teh tiga cangkir atau kurang.
Jadi, mana yang lebih baik? Kopi atau teh?
jawaban dari pertanyaan manakah yang lebih baik, kopi atau teh adalah benar-benar tergantung pada Anda. Karena selama Anda tidak sensitif terhadap kafein dan tidak menderita sakit maag, Anda dapat mengkonsumsi kopi ataupun teh, namun harus pada jumlah yang masih normal agar tidak menimbulkan efek samping yang dapat merugikan tubuh kita.

Sumber: hellosehat.com
               merdeka.com

Disqus Codes
  • To write a bold letter please use or
  • To write a italic letter please use or
  • To write a underline letter please use
  • To write a strikethrought letter please use
  • To write HTML code, please use or
    or

    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Berlangganan Artikel Gratis